13301244031
Pendidikan Matematika 2013
Artikel ini dipersembahkan sebagai tugas akhir mata kuliah Filsafat Pendidikan Matematika yang diampu oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A.
1. Apa yang dimaksud dengan Ontologi
Matematika, dan bagaimana contohnya?
Secara bahasa ontologi berasal dari
bahasa Yunani yaitu On yang berarti ada dan Logos yang
berarti ilmu. Asmal Bakhtiar mengartikan ontologi sebagai sebuah ilmu yang
membahas mengenai hakikat yang ada. Ontologi matematika berkaitan dengan
eksistensi dan sifat objek yang dimiliki matematika. Ontologis yang paling
sederhana adalah mengenai keberadaan benda matematika abstrak (seperti angka
atau himpunan).
2. Apa yang dimaksud dengan Epistemologi
Matematika, dan bagaimana contohnya?
Secara
bahasa epistemologi berasal dari bahasa Yunani yaitu Episteme yang berarti pengetahuan dan Logos yang
berarti ilmu. Abbas Hammami Mintarejo berpendapat bahwa epistemologi adalah
bagian filsafat atau cabang filsafat yang membicarakan tentang terjadinya
pengetahuan dan mengadakan penilaian atau pembenaran dari pengetahuan yang
telah terjadi itu. Maka dapat disimpulkan Epistemologi Matematika adalah
bagaimana objek-objek dalam matematika menjadi sebuah pengetahuan dan dapat
dinilai kebenarannya. Menurut Immanuel Kant awal dari pengetahuan matematika
adalah kesadaran tentang matematika. Teorema-teorema dalam matematika (seperti
teorema Phytagoras, teorema Euler, dan lain sebagainya) merupakan salah satu
contoh epistemologi matematika. Teorema tersebut menjadi pengetahuan bagi kita,
karena kita pernah mempelajarinya dan memiliki kesadaran terhadapnya.
3.
Apa
yang dimaksud dengan Aksiologi Matematika, dan bagaimana contohnya?
Secara bahsa aksiologi berasal dari bahasa Yunani
yakni Axios yang berarti nilai dan Logos yang
berarti ilmu. Jadi secara arti kata aksiologi dapat dimaknai sebagai ilmu
tentang nilai. Suriasumantrih mendefinisikan aksiologi sebagai teori nilai yang
berkaitan dengan kegunaan dari pengetahuan yang diperoleh. Aksiologi merupakan
cabang filsafat ilmu yang mempertanyakan bagaimana manusia menggunakan ilmunya.
Menurut Wibisono, aksiologi adalah nilai-nilai sebagai tolak ukur kebenaran, etika dan moral sebagai dasar
normatif penelitian dan penggalian, serta penerapan ilmu.
Langeveld memberikan pendapat bahwa
aksiologi terdiri atas dua hal utama, yaitu etika dan estetika.
Etika merupakan bagian filsafat nilai dan penilaian yang membicarakan perilaku orang, sedangkan estetika adalah bagian filsafat tentang nilai dan penilaian yang memandang karya
manusia dari sudut keindahan.
Aksiologi
matematika secara sederhana adalah bagaimana peran matematika dan implikasinya
dalam kehidupan sehingga matematika dapat memiliki suatu nilai atau estetika.
Adapun beberapa contoh aksiologi matematika sebagai berikut.
·
Membantu manusia dalam berdagang dan bidang
perekonomian,
·
Dengan bilangan, manusia dapat menentukan kuantitas,
·
Geometri bisa digunakan para ahli sipil karena
geometri salah satunya adalah membahas tentang bangun dan keruangan, dan lain
sebagainya.
4. Apa yang dimaksud dengan Ontologi Pendidikan
Matematika, dan bagaimana contohnya?
Seperti yang
telah dibahas sebelumnya, ontologi dipandang sebagai sebuah ilmu yang membahas
mengenai hakikat yang ada. Ontologi pendidikan matematika berusaha mengkaji
pendidikan matematika melalui kenyataan yang ada baik dari sudut pandang
pendidikan, sudut pandang matematika, maupun pengajaran matematika. Salah satu
contoh ontologi matematika adalah bagaimana memberikan pemahaman pada siswa SMP
terkait materi trigonometri. Karena di pendidikan sebelumnya materi
trigonometri adalah objek matematika yang tidak ada, pada saat pembelajaran
guru akan menjadikan objek tersebut ada melalui berbagai metode pembelajaran.
5. Apa yang dimaksud dengan Epistemologi
Pendidikan Matematika, dan bagaimana contohnya?
Seperti yang telah dibahas
sebelumnya, epistemologi membicarakan tentang terjadinya pengetahuan dan
mengadakan penilaian atau pembenaran dari pengetahuan yang telah terjadi.
Epistemologi pendidikan matematika dapat dimaknai sebagai cara untuk memahami
hakekat pendidikan matematika dari sudut pandang ilmu pengetahuan. Contoh dari
epistemologi pendidikan matematika adalah guru membantu untuk memahami
pentingnya belajar matematika dan penerapannya dalam ilmu-ilmu lain.
6. Apa yang dimaksud dengan Aksiologi Pendidikan
Matematika, dan bagaimana contohnya?
Seperti yang telah dibahas
sebelumnya, aksiologi merupakan kajian tentang
nilai. Maka aksiologi pendidikan matematika dapat dimaknai sebagai
kajian nilai – nilai moral dan kebermanfaatan matematika dalam pendidikan
sehingga dapat memberikan bekal bagi siswa dalam kehidupan nyata. Contoh dari
aksiologi pendidikan matematika adalah mengajak siswa untuk bersikap jujur
dalam mengerjakan ujian mata pelajaran matematika melalui soal-soal esai.
7. Apa yang dimaksud dengan Hermenitika
Matematika, dan bagaimana contohnya?
Secara bahasa, hermenetika berasal
dari bahasa Yunani yaitu hermeneuein yang artinya menafsirkan
atau kata hermeneia yang berarti interpretasi. Dengan demikian
menurut arti katanya, hermenetika adalah proses menerjemahkan dan
diterjemahkan. Hemeneutika,
menurut Paul Ernest, merupakan teori dan praktik penafsiran, beserta proses di
mana kita mengembangkan pemahaman tentang dunia. Maka hermenetika matematika dapat
dipandang sebagai suatu proses menerjemahkan dan diterjemahkannya matematika
dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya. Proses menginterpretasikan
ilmu-ilmu matematika seperti aljabar, geometri, statistika, dan lain sebagainya
oleh para matematikawan merupakan contoh hermenitika matematika..
8. Apa yang dimaksud dengan Hermenitika
Pendidikan Matematika, dan bagaimana contohnya?
Seperti yang telah dijelaskan,
hermenitika adalah proses menerjemahkan. Dalam hal ini, maka hermenitika
pendidikan matematika adalah bagaimana proses menerjemahkan dan diterjemahkan
terjadi saat pembelajaran matematika berlangsung. Contoh hermenetika dalam
pendidikan matematika adalah siswa menginterpretasikan hasil pemikirannya
mengenai penggunaan sifat-sifat operasi bilangan bulat dalam pemecahan masalah.
9. Apa yang dimaksud dengan Phenomenologi
Matematika, dan bagaimana contohnya?
Secara
bahasa phenomenologi berasal dari kata phainomenon yang
artinya apa yang dapat dilihat atau tampak. Phenomenologi merupakan cabang ilmu
filsafat yang biasanya dihubungkan dengan ilmu yang mempelajari arti daripada
fenomena yang ada. Littlejohn
mengartikan fenomenologi sebagai suatu studi mengenai pengetahuan yang berasal
dari kesadaran atau cara memahami suatu objek atau peristiwa dengan
mengalaminya secara sadar. Maka phenomenologi matematika dapat dimaknai dengan
bagaimana seseorang memahami matematika dan segala objek kajiannya melalui
berbagai pengalaman sehingga pengalaman itu menjadi suatu pengetahuan. Contohnya
adalah peristiwa penemuan gaya gravitasi oleh Sir Isaac Newton dan dalil-dalil
yang dihasilkan oleh Euclid merupakan pengetahuan yang didapat melalui
pengalaman.
10. Apa yang dimaksud dengan Phenomenologi
Pendidikan Matematika, dan bagaimana contohnya?
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, phenomenologi adalah suatu studi
mengenai pengetahuan yang berasal dari kesadaran. Maka dalam dunia pendidikan
matematika, phenomenologi dapat terjadi dalam proses pembelajaran. Adapun makna
pendidikan sendiri adalah suatu proses transfer ilmu dari pendidik dan peserta
didik melalui usaha-usaha terencana dan sadar. Contoh dari phenomenologi
pendidikan matematika adalah kegiatan belajar mengajar matematika yang diikuti
oleh guru dan siswa, dimana terjadi olah pengetahuan oleh siswa tersebut.
Referensi :
http://tabloidinspirasi.blogspot.com/2016/01/matematika-dan-pendidikan-matematika.html
Ernest, Paul.
1994. Constructing Mathematical Knowledge: Epistemology and Mathematics
Education. London : Routledge Falmer
Rukimi,
Erni. 2014. Pengaruh Model Pembelajaran
Hermeneutika Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematika Ditinjau Dari Keaktifan
Belajar Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 01 Sukoharjo. Skripsi thesis,
Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diakses melalui http://eprints.ums.ac.id/31723/
pada Senin, 19 Juni 2017.